Taman Nasional Baluran dikenal sebagai “Little Africa in Java”, sebuah bentang alam savana luas yang unik dan jarang ditemui di Indonesia. Terletak di ujung timur Pulau Jawa, kawasan ini menawarkan pemandangan padang rumput kering yang membentang luas, latar Gunung Baluran yang megah, serta satwa liar seperti banteng, rusa, kerbau liar, hingga burung merak yang hidup bebas di habitat alaminya.
📍 Koordinat Taman Nasional Baluran:
Sekitar 7°50′–7°55′ LS dan 114°22′–114°30′ BT
(Lokasi utama savana Bekol berada di jantung kawasan taman nasional)
Perjalanan Dimulai dari Ijen Park
Ekspedisi ini dimulai dari Ijen Park, Banyuwangi, sebuah kawasan perbukitan yang sejuk dengan lanskap hutan pinus dan jalur overland yang menantang. Dari Ijen Park menuju Taman Nasional Baluran, jarak tempuh sekitar 80–90 km, dengan waktu perjalanan kurang lebih 2,5–3 jam menggunakan kendaraan overland seperti Toyota Hilux Campervan.
Sepanjang perjalanan, panorama berubah secara dramatis:
dari udara pegunungan yang dingin, perkebunan dan hutan, hingga lanskap pesisir utara Jawa Timur yang semakin kering dan terbuka—memberi isyarat bahwa kita akan segera memasuki savana Baluran yang ikonik.
Keindahan Baluran: Savana, Pantai, dan Satwa Liar
Setibanya di Baluran, perjalanan membawa kita menyusuri Savana Bekol, ikon utama taman nasional ini. Hamparan rumput keemasan, langit luas tanpa batas, dan siluet Gunung Baluran menciptakan pengalaman visual yang menakjubkan, terutama saat pagi atau sore hari.
Selain savana, Baluran juga memiliki Pantai Bama, pantai alami dengan hutan mangrove dan air laut yang tenang—tempat ideal untuk bersantai setelah perjalanan darat.

Menuju Banyuwangi – Gilimanuk – Pemuteran
Dari Baluran, perjalanan dilanjutkan kembali ke Banyuwangi, kemudian menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Gilimanuk, Bali. Penyeberangan ini menjadi transisi menarik dari eksplorasi darat Jawa menuju pesona Bali Barat.
Setelah tiba di Gilimanuk, perjalanan darat dilanjutkan ke Pemuteran, Bali Utara—kawasan yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, terumbu karang alami, serta suasana pantai yang tenang dan eksklusif. Rute ini menyatukan gunung, savana, laut, dan budaya dalam satu rangkaian overland expedition yang utuh dan berkesan.